Detail Cantuman Kembali

SKRIPSI PRODI ILMU KOMUNIAKSI: MAKNA MANGULOSI DALAM PERNIKAHAN BATAK TOBA BAGI PENARI (Studi Fenomenologi Mengenai Makna Mangolusi dalam Pernikahan Batak Toba Bagi Penari Tortor di Sanggar Tari Siaekmual Tortor Kecamatan Cijerah Kota Bandung)

Abstrak

Dalam tradisi pernikahan Adat Batak, penari Tortor memiliki peran penting
khususnya saat pemberian ulos hela yang merupakan salah satu bentuk
penghormatan dan berkat dari orang tua atau kerabat dekat kepada pengantin.
Fenomena Mangulosi merupakan elemen penting. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui pengalaman, motif dan makna Mangulosi Batak Toba Bagi
Penari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan
teori fenomenlogi Alfred Schutz. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini
adalah observasi, wawamcara, dan dokumentasi pada pemilik, penari dan ahli
budaya dari Mangulosi. Hasil dari penelitian mengungkapkan motif sebab karena
(because of motives) yaitu karena terlahir di keluarga Batak dan sudah mencintai
tarian tradisional sehingga bergabung di Sanggar Tari Siaekmual Tortor dan
mempelajari tentang budaya Batak khususnya Mangulosi. Motif masa depan (in
order of motives) yang diungkapnya yaitu menjadi paham tentang adat batak
khususnya tentang Mangulosi itu sendiri lebih dalam lagi. Makna Mangulosi bagi
penari mencerminkan simbolisme dan status dalam komunitas. Sebagai bagian
integral dari perayaan, penari bukan hanya menyampaikan nilai budaya tetapi juga
memainkan peran dalam memperkuat ikatan sosial dan spiritual antara individu dan
komunitas. Ritual ini menandai pengakuan dan penghargaan terhadap peran penari
dalam melestarikan tradisi serta menyampaikan pesan simbolis tentang
keharmonisan dan kekuatan komunitas Batak Toba.
Kata kunci: fenomenologi, Mangulosi, Makna, Motif, Pengalaman


-
302.2 Sil m
-
302.2
Text
Indonesia
Universitas Informatika & Bisnis Indoensia
2024
Bandung
xii + 68 hml; 20x28 cm
Tidak ada Lampiran
B9683 302.2 Sil m My Library (Rak Skripsi Prodi Ilmu Komunikasi) Tersedia