Detail Cantuman Kembali

SKRIPSI PRODI AKUNTANSI : PENGARUH FRAUD HEXAGON THEORY TERHADAP POTENSI FRAUDULENT FINANCIAL REPORTING PADA PERUSAHAAN SEKTOR FINANCIAL YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018 - 2022

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh fraud hexagon
theory terhadap potensi fraudulent financial reporting. Ada enam komponen yang
dijadikan sebagai deteksi adanya fraud diantaranya adalah stimulus yang
diproksikan dengan financial stability, capability yang diproksikan dengan proksi
change of directory, collusion yang diproksikan dengan corporate with
government project, opportunity yang diproksikan dengan nature of industry,
rationalize yang diproksikan dengan change in auditor dan ego yang diproksikan
dengan frequent number of CEO’s picture. Pendekatan yang digunakan dalam
penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam
penelitian ini adalah 106 perusahaan sektor financial yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) tahun 2018 – 2022 dengan 530 laporan tahunan perusahaan.
Teknik penentuan sampel adalah non probability sampling   dengan metode
purposive sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 30 dengan 150
laporan tahunan perusahaan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah analisis regresi data panel menggunakan software eviews versi 13. Hasil
penelitian ini secara parsial menunjukan bahwa stimulus yang diproksikan dengan
financial stability, capability yang diproksikan dengan proksi change of directory,
opportunity yang diproksikan dengan nature of industry, rationalize yang
diproksikan dengan change in auditor dan ego yang diproksikan dengan frequent
number of CEO’s picture berpengaruh terhadap potensi fraudulent financial
reporting. Sedangkan collusion yang diproksikan dengan corporate with
government project tidak berpengaruh terhadap potensi fraudulent financial
reporting. Sementara secara simultan menunjukan bahwa financial stability,
change of directory, corporate with government project, nature of industry,
change in auditor dan frequent number of ceo’s picture berpengaruh terhadap
potensi fraudulent financial reporting. Selain itu penelitian ini menunjukan bahwa
besaran pengaruh financial stability, change of directory, corporate with
government project, nature of industry, change in auditor dan frequent number of
ceo’s picture memberikan kontribusi sebesar 99,18% terhadap potensi terjadinya
fraudulent financial reporting.

Kata Kunci
:  Fraud Hexagon Theory, Financial Stability, Change of Directory, Corporate With Government Project, Nature of Indust


-
657.0285 NUG p
-
657.0285
Text
Indonesia
UNIBI
2023
Bandung
147 hlm ; 20x28
Tidak ada Lampiran
B8623 657.0285 NUG p My Library (Rak Skripsi Prodi Akuntansi) Dipinjam